Kamis, 19 Agustus 2010

Karangan bahasa inggris

PPSN...

in go of our religion department offices depok city. really exciting because we use an open police vehicle.
on our trip fun-singing calls and yells sing our contingent.
when we get there we immediately set up tents, and immediately re-register in this activity. we were immediately met the acquaintance of other contingents. to be more familiar we are also providing a new home activities of their own country. we are very happy.
This activity is very impressive to us because with this activities we can know the meaning of friendship and togetherness. many lessons we can from this activity, it is also a lot of friends that we can. especially me, I am very happy with this activity, because it could lead to the scouting organization until now I sit in class and another three-rapid onslaught of school exams, national exams I was still involved in scouting. because I know, if someone is getting the science, they would love something that is concerned with the science. Scouts like that.
Back to the story,, the most exciting events when there is activity "there anjang - anjang here" there are events forced us to know each other by another contingent. cried once when we speak different languages. like when I talk with people of Borneo, I A very pleasant day while participating organizations scouting, camp students call it PPSN archipelago. camp consisting of an Indonesian students was held at Jatinangor Sumedang, West Java. from December 16 until 21 May 2009. and we are part of the western region of Java contingent depok city.
Our members consist of several boarding school students as depok city. namely, An-Nizhomiyah boarding school, Ar-Ridho, Ar-Rahman, and Al-Hamidiyah. depok contingent sent two teams consisting of ten boys and ten-man squad squad's daughter.
This activity is very cool, interesting, full of impressions and of course very proud of myself, depok city, and it the name of school / boarding school I is the An-Nizhomiyah.
Me Yugo Mantias, Syahrul Mashur Abdul Rahman and is representative of the An-Nizhomiyah boarding school which students are sent to the scout camp archipelago. we represent the boarding school, city and province of West Java depok. we are one of the participants contingent of West Java which a participant of this archipelago of nearly 5000 participants and pandega scout enforcement.
Departure to the location of the camp, which is in Jatinangor, Sumedang, West Java speak the language of Sunda and he uses the language of course I do not understand.
me : "hello,"
him : why kak,,?
me : who's brother's name?
him : "Junadi" he replied.
me : my Yugo Mantias of contingent Depok, West Java.
him : oh, i am from kalimantan, hi kak yah ...
me : brother already eaten? I took my sister to make fried tempeh. typical of my area.
dai : "What? tempeh fried?" she burst out laughing
me : why laughing kak? dislike?
him : slob sisters ihhh
me : slob how kak?
him : sorry kak,, if in my village "tempe" meaning that women belong kak,,
me : oh .... sorry kak ...
that's a piece of the story that is still remembered and impressive for me.

¤ 1
Many other stories which I can not express because this story is too long.
very exciting!
Especially fitting in the afternoon before the evening .. bbeuh .. the cold air penetrated to the deepest bone. because of the cold we almost have our members who do not bathe for three days. slovenly ... and in the morning any time after the dawn prayer ceremonies and gymnastics in the morning too, so fresh air is very pronounced. and we really enjoyed it ...
Because the location of separate boys and girls in pretty much the limit by the high hills, we were hard to communicate with a contingent of our team. until we had a bit of information we can about the state of the daughter team.
The most memorable moment march semaphore again held on the third day and followed by all participants. The long march is almost 10 km. not long?
and we also attended also by the father Indonesian scouts or as we know it is the father of our President, Mr Susilo Bambang Yudhoyono.
He is very supportive of the scout movement in the country of Indonesia, "because the scout movement can educate the children of the nation become kids are bold, honest, disciplined, responsible, obedient, willing to help, piety, and also resilient durable" it said.

Really fun anyway ...

translation in indonesian:


PPSN
hari yang sangat menyenangkan saat ikut organisasi kepramukaan, perkemahan santri nusantara sebut saja ppsn. perkemahan yang terdiri dari santri se-indonesia ini berlangsung di Jatinangor Kabupaten Sumedang, jawa barat. dari tanggal 16 sampai 21 mei 2009. dan kami adalah kontingen jawa barat bagian daerah kota depok.
anggota kami terdiri dari beberapa siswa pondok pesantren se- kota depok. yaitu, pondok pesantren An-Nizhomiyah,Ar-Ridho,Ar-Rahman,dan Al-Hamidiyah. kontingen depok mengirimkan dua regu yang terdiri dari sepuluh orang regu putra dan sepuluh orang regu putri.
kegiatan ini sangat asik, menarik, penuh kesan dan tentunya sangat membanggakan diri sendiri, kota depok, dan mengharumkan nama sekolah/ pondok pesantren saya yaitu An-Nizhomiyah.
saya Yugo Mantias, Syahrul Rahman dan Abdul Mashur adalah perwakilan pondok pesantren An-Nizhomiyah yang dikirimkan ke perkemahan pramuka santri nusantara. kami mewakili pondok pesantren, kota depok dan provinsi jawa barat. kami adalah salah satu peserta kontingen jawa barat yang peserta se-nusantara ini berjumlah hampir 5000 peserta pramuka penegak dan pandega.
Pemberangkatan menuju lokasi perkemahan,yaitu di jatinangor, Sumedang, Jawa Barat kami di berangkatkan dari kantor departemen agama kota depok. seru banget karena kita menggunakan kendaraan polisi yang terbuka.
di perjalanan kami seru-seruan bernyanyi-nyanyi dan menyanyikan yel-yel kontingen kami.
sesampainya disana kami langsung mendirikan tenda, dan langsung mendaftar ulang di kegiatan ini. kami pun langsung kenal-kenalan dengan kontingen lain. untuk bisa lebih akrab kami juga menyuguhkan suatu kegiatan-kegiatan asal daerahnya sendiri. kami sangat senang.
kegiatan ini sangat berkesan banget untuk kami karena dengan adanya kegiatan ini kami bisa tahu arti dari persahabatan dan kebersamaan. banyak pelajaran yang kami dapat dari kegiatan ini, selain itu juga banyak teman yang kami dapat. khususnya saya, saya sangat senang sekali dengan adanya kegiatan ini, karena bisa berlanjut ke organisasi kepramukaan hingga saat ini saya duduk di kelas tiga dan lagi gencar-gencarnya ujian sekolah, ujian nasional saya pun masih berkecimpung di kepramukaan. karena saya tahu, jika seseorang sudah mendapatkan ilmu, pasti mereka akan sayang dengan sesuatu hal yang bersangkutan ilmu tersebut. pramuka seperti itu.
kembali ke cerita,,kegiatan yang paling seru disana adalah saat kegiatan "anjang sana - anjang sini" disana kegiatan ini memaksa kami untuk saling kenal dengan kontingen lain. seru sekali saat kami berbicara dengan bahasa yang berbeda. seperti saat saya berbicara dengan orang Kalimantan, saya berbicara dengan bahasa sunda dan dia menggunakan bahasanya yang pastinya saya tidak paham.
saya : "hello,,"
dia : kenapa kak,,??
saya : siapa nama kakak??
dia : "Junadi" jawabnya.
saya : saya Yugo Mantias dari kontingen Depok, Jawa Barat.
dia : oh,, saya dari kalimantan, salam kenal yah kak...
saya : kakak sudah makan?? saya membawa tempe goreng buat kakak. khas dari daerah saya.
dai: "apa??? tempe goreng???" dia terbahak tertawa
saya : kenapa ketawa kak??? tidak suka??
dia : kakak jorok ihh
saya : jorok gimana kak?
dia : maaf kak,, kalo di kampung saya "tempe" itu artinya kepunyaan wanita kak,,
saya : oh.... maaf kak...

begitulah secarik cerita yang masih teringat dan berkesan buat saya.

banyak cerita lain yang tidak dapat saya ungkapkan karena terlalu panjang cerita ini.
sangat seru !!!
apalagi pas sore hari menjelang magrib.. bbeuh.. udara dingin pun merasuk ke tulang yang paling dalam. karena dingin pun kami anggota kami hampir ada yang tidak mandi sampai tiga hari. jorok... dan di pagi hari pun saat setelah shalat subuh dan senam pagi juga upacara, udara yang sangat segar sangat terasa. dan kami sangat menikmatinya...
karena lokasi putra dan putri terpisah lumayan jauh yang di batasi oleh bukit-bukit yang tinggi, kami pun susah untuk berkomunikasi dengan regu kontingen kami. hingga kami pun sedikit informasi yang kami dapat mengenai keadaan regu putri.
yang paling berkesan lagi saat pawai semaphore yang dilaksanakan di hari ketiga dan diikuti oleh semua peserta. panjang pawai tersebut hampir 10 km. panjang bukan???
dan kami juga di hadiri pula oleh bapak pramuka Indonesia atau yang kita kenal adalah bapak Presiden kita yaitu Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.
Beliau sangat mendukung adanya gerakan pramuka di negeri Indonesia, "karena gerakan pramuka dapat mendidik anak bangsa menjadi anak yang berani, jujur, disiplin, bertanggung jawab, patuh, rela menolong, takwa, serta tabah juga tahan banting" begitu ungkapnya.

pokoknya seru banget...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar